Tiba di Universitas Mulia, Delegasi UMS Bahas Tindak Lanjut KKIB dan Beri Kuliah Umum

UM – Usai menandatangani Nota Kesepahaman Konsorsium Komputeran Informatik Borneo (KKIB) beberapa waktu yang lalu, delegasi Universitas Malaysia Sabah (UMS) tiba di Universitas Mulia membahas tindak lanjut kerja sama sekaligus memberikan kuliah tamu yang diikuti mahasiswa dan dosen di Ruang Eksekutif White Campus, Kamis (3/11).

Delegasi UMS dipimpin oleh Prof Madya Ts Dr Mohd Hanafi Ahmad Hijazi selaku Dekan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS, didampingi Prof. Madya Dr. Muzaffar Hamzah Timbalan atau Wakil Dekan Pascasiswazah dan Antarabangsa FKI UMS, dan Encik Ahmad Rizal Ahmad Rodzuan selaku Pensyarah FKI UMS.

Atas kedatangan tamu dari Malaysia tersebut, Rektor Universitas Mulia Dr. Muhammad Rusli, M.T beserta jajaran menyambut hangat dan mengucapkan selamat datang.

Rektor mengatakan bahwa maksud para tamu adalah dalam rangka tindak lanjut kerja sama yang telah dijalin sebelumnya yang telah dirintis sejak dua tahun yang lalu. Para tamu juga didaulat sekaligus memberikan kuliah tamu untuk para perwakilan mahasiswa dan dosen.

“Dalam bulan Ramadan tahun 2020 yang lalu kita pernah bertemu waktu itu dalam suatu Konferensi, kemudian muncul ide dari Universitas Malaysia Sabah untuk memajukan Informatika di Pulau Borneo,” tutur Wakil Rektor Bidang Akademik dan Sistem Informasi Yusuf Wibisono, saat mengawali sambutan.

Penyerahan cenderamata oleh Wakil Rektor Yusuf Wibisono kepada Prof Madya Ts Dr Mohd Hanafi Ahmad Hijazi dari UMS. Foto: Media Kreatif

Rektor Dr. M Rusli dan Wakil Rektor Yusuf Wibisono dan Wisnu Hera dari Universitas bersama delegasi dari UMS Prof Madya Ts Dr Mohd Hanafi Ahmad Hijazi, 
Prof Madya Dr Muzaffar Hamzah, Encik Ahmad Rizal Ahmad Rodzuan dan para perwakilan mahasiswa Universitas Mulia. Foto: Media Kreatif

Rektor Dr. M Rusli dan Wakil Rektor Yusuf Wibisono dan Wisnu Hera dari Universitas Mulia bersama delegasi dari UMS Prof Madya Ts Dr Mohd Hanafi Ahmad Hijazi, Prof Madya Dr Muzaffar Hamzah, Encik Ahmad Rizal Ahmad Rodzuan dan para perwakilan mahasiswa Universitas Mulia. Foto: Media Kreatif

Menurut Yusuf Wibisono, saat itulah pertama kalinya dirinya bertemu dengan delegasi UMS secara daring. Kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan berikutnya yang dilakukan pada pertengahan tahun 2020 dan pertemuan selanjutnya hingga penandatanganan nota kesepahaman yang disiarkan langsung melalui video konferensi.

“Dalam kerja sama ini, selain Universiti Malaysia Sabah itu sendiri, dari Malaysia ada Universiti Malaysia Sarawak atau Unimas, kemudian Universiti Teknologi Brunei Darussalam, dan di Kalimantan Timur ada Universitas Mulia dan Universitas Mulawarman,” tutur Yusuf Wibisono saat itu.

“Saat ini kerja sama yang tengah dijalankan dalam MoU KKIB itu baru dua. Yang pertama, kerja sama dosen kita melanjutkan studi S3 di Unimas. Kerja sama kedua, adalah Matching Grand, atau Sharing untuk penelitian bersama,” tuturnya.

Saat ini, lanjutnya, kerja sama penelitian bersama tersebut dikelola Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Mulia yang akan dibahas lebih lanjut.

Sementara itu, Prof Madya Ts Dr Mohd Hanafi Ahmad Hijazi mengatakan dirinya sangat berharap kerja sama keduanya yang saling menguntungkan. “Jadi kami berharap kerja sama ini fifty-fifty, terutama riset sehingga kita merasa senang. Ini adalah salah satu scientific untuk meningkatkan keberpihakan di institusinya,” ungkap Dr Mohd Hanafi.

Dr Mohd Hanafi juga berharap setiap universitas atau perguruan tinggi dalam KKIB bisa saling mendukung satu sama lain. “Bisa juga di Indonesia, bahkan di Kalimantan,” harapnya dalam logat bahasa Melayu Malaysia.

Tak lupa, Dr Mohd Hanafi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Rektor Universitas Mulia beserta Wakil Rektor dan seluruh dosen dan mahasiswa yang telah menerima rombongan dengan baik.

(SA/Puskomjar)


admin

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *