Wisuda IV, Rektor Berpesan Lulusan Tangguh Menghadapi Peradaban Digital

UM – Universitas Mulia menyelenggarakan Prosesi Wisuda ke-4 Sarjana dan Diploma tahun 2022, yang berlangsung di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Sabtu (5/11). Rektor berpesan kepada seluruh wisudawan agar menjadi lulusan yang tangguh dalam menghadapi peradaban digital.

Hadir Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 11 Kalimantan Dr. Muhammad Akbar, M.Si, kemudian Prof. Dr. Lindrianasari S.E., M.Si dari Universitas Lampung sebagai orator ilmiah, Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Balikpapan Doortje Marpaung mewakili Wali Kota Rahmad Mas’ud.

Hadir pula Ketua Pembina Yayasan Airlangga H. Satria Dharma beserta Ibu, Direktur Eksekutif Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Airlangga Dr. Agung Sakti Pribadi, S.H., M.H dan seluruh keluarga besar Yayasan Airlangga, Mitra Usaha, serta Perwakilan Perguruan Tinggi di Balikpapan dan undangan.

Di awal sambutan, Rektor Dr. Muhammad Rusli, M.T mengucapkan selamat dan menyatakan rasa bangganya kepada seluruh wisudawan yang tampak di wajah masing-masing. “Pancaran wajah dan semangat para wisudawan menggambarkan dalam setiap amanah dan tanggung jawab sebagai lulusan Universitas Mulia,” tutur Rektor.

Wisuda tahun ini memiliki tema terkait dengan banyak peristiwa penting yang telah mempengaruhi kehidupan manusia saat ini. “Tema wisuda kali ini adalah menjadi pribadi tangguh dalam peradaban digital,” tutur Rektor.

Peristiwa penting tersebut dimulai dengan hadirnya Industri 4.0 tahun 2011 dan Era Society 5.0 di tahun 2017. Pada saat yang sama, Pandemi Covid-19 muncul dan mempengaruhi kehidupan manusia hingga saat ini. Hal inilah yang mendorong masuknya peradaban baru, yakni peradaban digital.

Saat ini, Rektor menyebutkan bahwa tercatat 2.292 mahasiswa aktif, termasuk 637 mahasiswa baru 2022 di Universitas Mulia yang tersebar di 13 Program Studi dan tiga Fakultas, yaitu Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Fakultas Humaniora dan Kesehatan.

Di usianya yang terbilang muda ini, Rektor juga menyebut Universitas Mulia telah mampu melaksanakan kegiatan bertaraf Nasional maupun Internasional. Di antara kegiatan Internasional tersebut antara lain Seminar ICSINTESA yang dilaksanakan pada tahun 2019, 2021, dan tahun 2022 ini akan diselenggarakan di Bali, 10 November 2022 mendatang.

Senat Universitas Mulia pada Wisuda IV Sarjana dan Diploma, Sabtu (5/11). Foto: Tangkapan layar

Ketua Yayasan Airlangga Mulia Hj. Mulia Hayati Devianti saat memberikan sambutan dalam Wisuda IV Universitas Mulia, Sabtu (5/11). Foto: Tangkapan layar

Ketua Yayasan Airlangga Mulia Hj. Mulia Hayati Devianti saat memberikan sambutan dalam Wisuda IV Universitas Mulia, Sabtu (5/11). Foto: Tangkapan layar

Dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, Universitas Mulia telah mampu membuat beberapa inovasi dan terobosan dalam pendidikan dan pengajaran. Di antaranya pelaksanaan perkuliahan daring maupun luring dengan Blended Learning System serta dukungan Teknologi Informasi ketika masa Pandemi Covid-19.

Universitas Mulia juga telah menjalin kerja sama dengan beberapa pihak, baik kerja sama Internasional maupun Nasional. Termasuk dalam peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia, Universitas Mulia mendorong dosen studi lanjut S3 atau studi doktoral, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Wisuda tahun ini diikuti 228 wisudawan, terdiri dari 193 program Sarjana, dan 35 wisudawan program Diploma Tiga. Dari jumlah tersebut, 36% lulusan dengan predikat Cumlaude atau dengan Pujian, dan 62% lulusan dengan predikat sangat memuaskan.

“Rata-rata IPK lulusan 3,67. Angka ini naik daripada tahun lalu yaitu 3,4,” ungkap Rektor. Dari proses kegiatan pembelajaran di masa pandemi yang lalu, lanjut Rektor, lulusan dinilai mampu menyelesaikan studi tepat waktu. Tercatat 59% lulusan program Sarjana dan 74% lulusan program Diploma lulus tepat waktu.

Menghadapi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke depan, meski saat ini belum tampak kegiatan yang signifikan, namun Rektor mengajak para lulusan untuk optimis dan siap berkolaborasi dalam memberikan kontribusi terbaik bagi terwujudnya IKN sebagai Kota Masa Depan.

“Berkaitan dengan IKN, tentu Universitas Mulia bersiap memberikan kontribusi, baik para dosen dan alumninya untuk aktif berperan di IKN nanti,” tutur Rektor.

Kepada para lulusan, Rektor memberikan pesan agar mampu menghadapi tantangan dalam peradaban digital. “Teknologi Informasi dan Digital menuntut kalian untuk terus belajar dan berkarya,” tutur Rektor.

Peluang untuk berkarya sangat terbuka dengan memanfaatkan ilmu yang telah didapatkan selama kuliah, ditunjang attitude dan perilaku yang baik sebagai seorang Sarjana.

“Komitmen dalam bekerja, cerdas secara sosial, berani membuat inovasi, produktif dalam bekerja, jujur dalam mengemban amanah, dan bertanggung jawab dalam setiap tindakan harus menetap pada jiwa Saudara sekalian,” tutur Rektor kepada para wisudawan.

“Saya yakin, Saudara bisa memenuhi tuntutan itu. Pesan saya, jangan lupa kalian bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, orang tua, keluarga, dan seluruh dosen, tenaga administrasi, dan semua orang pernah terlibat dalam pembelajaran Saudara selama di Universitas Mulia,” tutur Rektor.

Rasa syukur dan terima kasih ini penting mengingat keberhasilan para wisudawan saat ini tidak lepas dari keterlibatan seluruh pihak.

“Melalui wisuda kali ini, saya berpesan kepada para lulusan agar selalu menjaga nama baik almamater dan institusi. Menjalin komunikasi dan berbagi informasi sesama alumni dan mahasiswa. Dan menjadi komunitas yang besar dan dikagumi masyarakat Kalimantan Timur, dan Indonesia pada umumnya. Salam mulia dan jaya,” pungkas Rektor.

Sementara itu, Ketua Yayasan Airlangga Hj. Mulia Hayati Devianti mengapresiasi langkah Universitas Mulia dalam pertumbuhan, peningkatan, dan pengembangan sejauh ini. Peningkatan kebutuhan tenaga kerja yang relevan dengan lulusan saat ini sangat dibutuhkan, baik di Balikpapan maupun di kota lainnya.

“Dari data Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Tenaga Kerja, dan Inkubator Bisnis dari survey tahun 2021, bahwa lulusan Universitas Mulia sebanyak 79% telah bekerja sesuai bidang kompetensi atau program studinya,” ungkap Hj. Mulia.

Hj. Mulia menyebut, berdasarkan data diperoleh masa tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertamanya paling cepat dua minggu atau setengah bulan. “Jadi dua minggu itu sudah ada yang langsung menarik atau memesan,” ungkap Hj. Mulia.

Masih menurut data tersebut, Hj. Mulia menyebut lulusan paling lama mendapatkan pekerjaan adalah 2,6 bulan.

Beberapa perusahaan besar tercatat telah merekrut lulusan Universitas Mulia, di antaranya tercatat PT Pertamina, Trakindo, Petrosea, Komatsu Manufacturing Asia, Thies, Chevron, Total, dan perusahaan lainnya.

“Selain bekerja di perusahaan, lulusan juga berkarya sebagai Entrepreneur atau pengusaha, ataupun menjadi ASN atau PNS, baik di kota/kabupaten maupun di provinsi,” ungkap Hj. Mulia.

Untuk itulah, senada dengan Rektor, Hj. Mulia Hayati berpesan kepada para lulusan agar menjadi pribadi yang tangguh dalam menghadapi peradaban digital saat ini.

Kepada Universitas Mulia, Hj. Mulia Hayati menyatakan dukungannya dalam pengembangan pendidikan bersama berbagai pihak, termasuk di antaranya dukungan Pemerintah Kota Balikpapan.

(SA/Puskomjar)


admin

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *